Kenali Bahan Kimia Tingkat Food Grade

thumbnail

Bahan kimia memiliki banyak tingkatan seperti tingkat teknis, pro analis, USP (United States Pharmacopeia), Student grade, dan Food grade. Kali ini kita akan membahas tentang salah satu tingkatan yaitu Food grade.

Sesuai namanya, food grade berarti bahan kimia yang dapat dimakan atau dapat sebagai campuran bahan makanan yang aman untuk dikonsumsi. Beberapa bahan kimia untuk makanan terkadang mengandung bahan yang terbilang cukup mengerikan untuk dimakan, namun dengan ambang batas tertentu maka bahan tersebut aman untuk dikonsumsi walaupun terdapat bahan yang cukup berbahaya sebagai contoh garam inggris yang memiliki nama kimia MgSO4 dimana terdapat kandungan logam berat namun memiliki ambang batas minimal sehingga dapat dikonsumsi atau sebagai campuran bahan makanan.

Penjual bahan kimia food grade haruslah memperhatikan standarisasi dari permenkes, karena dari kemenkes sudah dirincikan bahan yang masuk dalam kategori tingikatan food grade maupun yang dilarang.

Bahan kimia sebagai tambahan makanan memiliki beragam jenis dan fungsi seperti, Antibuih, Antioksidan, Antikempal, sebagai bahan pengarbonasi, garam pengelmusi, dan gas untuk kemasan yang tentu saja bertujuan untuk menambah cita rasa, atau penampilan dari makanan tersebut atau sebagai bahan pengawet makanan agar tidak mudah busuk.

Salah satu bahan kimia yang lazim dipakai adalah bahan kimia untuk pengawet makanan yang dimana bahan kimia ini tidak berbahaya untuk dikonsumsi. Pengawet makanan terdiri dari beberapa jenis seperti pengawet anti mikroba, Pengawet Antioksidan, dan ada juga senyawa nonsintetik dengan arti bahan kimia yang berasal dari alam yang dapat digunakan untuk mengawetkan makanan.

Selain untuk mengawetkan makanan, kimia food grade digunakan juga untuk pengatur keasaman. Cara kerjanya adalah zat aditif makanan ditambahkan kedalam makanan untuk menjaga atau mengubah Ph yang ada didalam makanan sehingga tingkat Ph pada makanan tidak melebihi ambang batas yang ditentukan untuk dikonsumsi.

Kimia pengatur keasaman dapat berupa zat organik atau mineral, basa, agen penetralisir, atau agen penyangga. Pengatur keasaman akan ditandai dengan nomer E yang dimiliki zat tersebut sebagai contoh Asam Asetat yang memiliki nama kimia E260. Pengatur keasaman berbeda dengan zat pengasam yang tentunya sesuai nama zat pengasam untuk menambahkan atau memberikan rasa masam. Tentunya zat pengasam bukan zat yang digunakan untuk menstabilkan zat asam pada makanan.

Untuk Anda yang saat ini mencari penjual bahan kimia food grade, harus berhati – hati dan tetap waspada dengan apa yang akan Anda beli, perhatikan komposisinya dan gunakan dengan sesuai aturan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top